Lubuklinggau, Neinews.Org – Sebuah video yang menunjukkan satu keluarga diduga diusir dari kontrakan di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, viral di media sosial dengan narasi bahwa keluarga tersebut diusir karena perbedaan pilihan dalam Pilkada. Namun, ternyata alasan keluarga tersebut diminta pindah adalah karena mereka telah menunggak pembayaran sewa selama tiga bulan.
Berdasarkan informasi pada Selasa (19/11/2024), unggahan viral tersebut mencantumkan bahwa keluarga pengontrak mendukung paslon nomor urut 1, sementara pemilik kontrakan mendukung paslon nomor urut 2. Kejadian ini berlangsung di Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Lubuklinggau, pada Minggu (17/11) siang. Video tersebut memperlihatkan keluarga tersebut sedang memindahkan barang-barang mereka ke dalam mobil pikap.
Bokir, sang penyewa, bersama istrinya Mulyani, sedang sibuk memindahkan barang, sementara ibu Bokir yang diduga menderita stroke tampak menangis di kursi roda. Bokir mengakui bahwa mereka memang menunggak tiga bulan sewa. Sementara itu, Mulyani mengungkapkan bahwa masalah itu terkait dengan perbedaan pilihan politik.
“Pemilik kontrakan meminta kami untuk segera mengosongkan rumah itu karena ingin memperbaiki kerusakan akibat banjir, tapi kenapa hanya kami yang disuruh keluar, sementara yang lain tidak. Dia sempat bilang kalau kecewa dengan kami, dia bilang ‘Aku kecewa berat sama kau, aku milih YOK (Rahmat Hidayat-Rustam Effendi), kau milih ROIS (Rodi Wijaya-Imam Senen),'” kata Mulyani.
Namun, Plt Lurah Jawa Kanan SS, Yuliana, membantah narasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa permasalahan ini murni karena Bokir belum membayar uang sewa selama tiga bulan, sehingga pemilik kontrakan berhak meminta mereka untuk keluar. Yuliana menegaskan bahwa ini bukan masalah politik.
“Sudah diklarifikasi, jadi tidak ada kaitannya dengan perbedaan pilihan politik. Pemilik kontrakan berhak meminta penyewa untuk keluar karena mereka sudah menunggak tiga bulan. Jadi, wajar-wajar saja kalau pemilik menagih sewa. Tidak ada unsur politik dalam masalah ini,” jelas Yuliana.
Sumber : detik.com
