KPK Terus Bergerak di Bengkulu, Giliran Rumah Vinna Ledy Digeledah

Penggeledahan KPK kembali mengguncang Kota Bengkulu pada Kamis malam (13/8/2026). Kali ini rumah anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy disasar tim penyidik. Foto/Dok: Ist

BENGKULU, NEINEWS – Gerak penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Bengkulu belum berhenti. Setelah menyasar sejumlah rumah pejabat dan pihak yang diduga berkaitan dengan perkara, kali ini penyidik menggeledah rumah anggota DPRD Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni, Kamis (13/8/2026) malam.

Penggeledahan berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB hingga 23.45 WIB di rumah Vinna yang berada di Kelurahan Cempaka Permai, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Dari penggeledahan tersebut, penyidik KPK membawa dua koper dan satu kardus yang disebut berisi sejumlah dokumen. Selain rumah, mobil pribadi Vinna yang terparkir di teras juga turut diperiksa.

Ketua RT 04 Kelurahan Cempaka Permai, Aprianto, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Menurutnya, tidak ditemukan uang dalam penggeledahan dan Vinna tidak berada di rumah saat penyidik datang.

“Memang itu rumah dia (Vinna), dokumen saja yang dibawa dan tidak ada uang. Vinnanya tidak ada di rumah,” kata Aprianto.

Dikawal Polisi

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik KPK mendapat pengawalan empat personel kepolisian yang dilengkapi perlengkapan pengamanan.

Setelah hampir tiga jam melakukan pemeriksaan di dalam rumah, tim KPK meninggalkan lokasi dengan membawa dua koper dan satu kardus berisi dokumen.

Penggeledahan terhadap rumah legislator tersebut menjadi bagian dari rangkaian tindakan penyidik KPK yang dalam beberapa hari terakhir bergerak secara maraton di sejumlah lokasi di Kota Bengkulu.

Pengembangan Kasus Rejang Lebong

Rangkaian penggeledahan di Kota Bengkulu tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan penyelenggara negara atau pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

Kasus tersebut juga merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, yang menyeret Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari.

KPK sebelumnya telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan perkara tersebut. Penyidik juga menyasar rumah sejumlah pejabat dan pihak lain di Kota Bengkulu sebagai bagian dari proses pengumpulan alat bukti.

Penggeledahan rumah Vinna Ledy menambah panjang daftar lokasi yang disasar KPK dalam rangkaian penyidikan tersebut.

Hingga kini, dokumen yang dibawa dari rumah legislator tersebut masih menjadi bagian dari materi penyidikan KPK. Belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai isi dokumen maupun keterkaitan spesifik Vinna Ledy dalam perkara yang sedang didalami.

Pewarta: Alfridho Ade Permana

Exit mobile version