Webinar DWP Kemendikbudristek: Guna Melindungi Anak dari Kekerasan Seksual – Peran Penting Orang Tua!

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani hadir dalam Webinar Sosialisasi Permendikbudristek.Dok.Selasa (12/3/2024).

Neinews.org – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Guru Pendidikan Dasar bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbudristek menyelenggarakan Webinar Sosialisasi Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di lingkungan satuan Pendidikan dengan tema “Peran Orang Tua Dalam Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual”.

Tujuan di lakukan penyelenggaraan webinar ini untuk membantu para orang tua dalam menjaga dan melindungi anak-anak mereka dari kekerasan  seksual yang sering terjadi saat ini,terutama pada di luar lingkungan sekitar mereka.

Yang mana melonjaknya kasus perundungan dan kekerasan seksual sangat berdampak trauma pada psikologis untuk korban dan menjadi kekhawatiran dan kecemasan lebih bagi orang tua jikalah anak mereka keluar rumah.

Webinar ini di selenggarakan secara virtual di Jakarta dan di publikasikan langsung melalui saluran YouTube resmi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

 “Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menerbitkan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 yang menangani pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Permendikbudristek tersebut memberikan perlindungan hukum kepada seluruh anggota komunitas pendidikan, termasuk guru dan murid, serta bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan,” ungkap Nunuk dalam pernyataan tertulis pada Selasa (12/3/2024).

Tetty Herawati Aminudin Aziz, Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbudristek, menjelaskan bahwa webinar tersebut merupakan wujud komitmen DWP Kemendikbudristek dalam menentang perundungan dan kekerasan seksual. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang aman, memberikan perlindungan kepada korban perundungan dan kekerasan seksual, mencegah perilaku yang mendukung tindakan tersebut, menyadarkan akan dampak buruknya, dan memerangi perundungan serta kekerasan seksual yang dapat berawal dari lingkungan keluarga.

Dikatakan oleh pemateri yang mendapingi webinar ini menjelaskan,”peran orang tua bagi anak bukan hanya sekedar tugas melainkan sebuah seni yang memerlukan pemahaman mendalam terhadap peran tersebut agar siap menjalaninya. Kepada para orang tua sekaligus peserta webinar untuk mampu mendeteksi karakteristik atau ciri dari perilaku perundungan,” ujar Nurina

Mc:Juita

Exit mobile version