Jakarta, Neinews.Org – Dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan terhadap rupiah pada pagi ini, dengan mata uang AS tersebut tercatat di level Rp 15.900-an. Berdasarkan data RTI yang dilansir pada Rabu (4/12/2024), pada pukul 09.40 WIB, dolar AS berada di level Rp 15.954, menguat 25 poin atau 0,16%.
Dolar AS juga menunjukkan penguatan terhadap mata uang lainnya. Dolar AS menguat 0,80% terhadap dolar Australia, 0,09% terhadap euro, dan 0,17% terhadap yen Jepang. Namun, dolar AS melemah 0,17% terhadap yuan China.
Saat ini, investor masih menunggu perkembangan kebijakan moneter, terutama terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral AS (The Fed). Salah satu hal yang dinantikan adalah pidato dari Jerome Powell yang dijadwalkan pada Kamis (5/12) dini hari.
Sebelumnya, dalam notulen dari pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada November, pejabat The Fed menyatakan bahwa inflasi menunjukkan tanda-tanda pelambatan dan pasar tenaga kerja tetap kuat, yang memungkinkan adanya pemotongan suku bunga lebih lanjut, meskipun dilakukan secara bertahap.
Ringkasan pertemuan tersebut menyatakan bahwa meskipun inflasi masih di atas target 2% yang ditetapkan oleh The Fed, para pejabat merasa nyaman dengan laju inflasi tersebut. Mereka juga menunjukkan keyakinan bahwa situasi lapangan pekerjaan cukup solid, yang membuka kemungkinan pemotongan suku bunga lebih lanjut, meskipun waktu dan besaran pemotongan belum ditentukan.
“Dalam membahas prospek kebijakan moneter, peserta memperkirakan bahwa jika data sesuai dengan harapan, dengan inflasi yang terus menurun menuju 2% dan ekonomi tetap mendekati kondisi pekerjaan maksimum, maka kemungkinan besar kebijakan yang lebih netral akan diterapkan secara bertahap,” demikian kutipan dari notulen tersebut yang dilansir CNBC.
Sumber : finance.detik.com
