Kolase Rumah Tidak Layak Huni Hasil Pantauan Duta Baznas Provinsi Bengkulu di Beberapa Daerah di Bengkulu. Dok: Ist
Neinews, BENGKULU – Duta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu, Sahral Mulyadi melakukan pemantauan ke sejumlah wilayah di Kota Bengkulu dan beberapa kabupaten, menemukan masih banyaknya rumah tidak layak huni yang ditempati masyarakat kurang mampu.
Dalam kunjungan tersebut, Duta BAZNAS Bengkulu mendapati banyak warga yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, seperti atap bocor, dinding rapuh, lantai tanah, serta minimnya fasilitas sanitasi yang layak. Situasi ini banyak ditemukan di daerah pinggiran kota hingga pedesaan di berbagai kabupaten di Bengkulu.
“Kami melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang sangat memprihatinkan. Banyak di antara mereka adalah keluarga dengan ekonomi lemah, lansia, dan penyandang disabilitas yang tidak memiliki cukup biaya untuk memperbaiki rumah mereka,” ujar Sahral Duta BAZNAS Bengkulu, Senin (17/02/2025).
BAZNAS Provinsi Bengkulu lanjut Sahral, berkomitmen untuk terus mendorong program bantuan bagi masyarakat miskin, termasuk program bedah rumah bagi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Selain itu, BAZNAS juga mengajak pemerintah daerah dan para dermawan untuk berkontribusi dalam mengatasi permasalahan ini.
“Zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat sangat berperan dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami mengajak semua pihak untuk lebih peduli dan berpartisipasi dalam program sosial ini,” tambahnya.
Diharapkan dengan adanya perhatian dari BAZNAS dan sinergi bersama pemerintah serta masyarakat, kondisi hunian warga yang kurang mampu di Bengkulu bisa semakin membaik, sehingga mereka dapat tinggal di rumah yang lebih layak dan sehat.
Program Rumah Layak Huni BAZNAS Provinsi Bengkulu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu terus berkomitmen membantu masyarakat kurang mampu melalui Program Rumah Layak Huni. Program ini bertujuan untuk memperbaiki atau membangun kembali rumah-rumah warga yang berada dalam kondisi tidak layak huni, terutama bagi fakir miskin, lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga yang membutuhkan.
Tujuan Program
Menyediakan Hunian yang Layak – Membantu masyarakat miskin agar memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan sehat.
Meningkatkan Kesejahteraan Warga – Mengurangi angka kemiskinan dengan memberikan fasilitas tempat tinggal yang lebih baik.
Memberikan Bantuan Tepat Sasaran – Fokus kepada warga yang benar-benar membutuhkan berdasarkan hasil survei dan verifikasi dari tim BAZNAS.
Kriteria Penerima Bantuan
Untuk mendapatkan bantuan dari program ini, penerima harus memenuhi kriteria berikut:
Berstatus fakir atau miskin sesuai dengan ketentuan syariat.
Memiliki rumah dalam kondisi tidak layak huni (atap bocor, dinding rusak, lantai tanah, dan fasilitas sanitasi buruk).
Belum pernah menerima bantuan perbaikan rumah dari program lain.
Berdomisili di Provinsi Bengkulu dan memiliki surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat.
Pelaksanaan Program
Program ini dilaksanakan melalui tahapan berikut:
Survei dan Pendataan – Tim BAZNAS Bengkulu melakukan survei langsung ke lapangan untuk menilai kondisi rumah calon penerima bantuan.
Verifikasi Data – Data calon penerima diverifikasi agar bantuan tepat sasaran.
Pembangunan atau Renovasi – Rumah yang memenuhi syarat akan diperbaiki atau dibangun ulang dengan standar rumah layak huni.
Serah Terima dan Pemantauan – Setelah rumah selesai dibangun, akan dilakukan serah terima dan pemantauan berkala.
Dukungan dan Partisipasi Masyarakat
Program ini didanai dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh BAZNAS Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk berpartisipasi dengan menyalurkan donasi melalui BAZNAS agar lebih banyak rumah yang bisa dibantu.
Dengan adanya Program Rumah Layak Huni, diharapkan masyarakat miskin di Bengkulu dapat tinggal di rumah yang lebih layak, aman, dan sehat, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka.
Reporter: Alfridho Ade Permana
