Pemprov Bengkulu mulai menindaklanjuti beredarnya video “Segar Sayang” yang diduga mirip dengan seorang oknum pejabat di lingkungan Pemprov Bengkulu. Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memastikan pemanggilan awal telah dilakukan oleh tim Inspektorat dan BKD untuk proses klarifikasi sesuai mekanisme dan aturan disiplin ASN. Foto/Dok: Ist-Ilham/BETV
BENGKULU, NEINEWS – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mengambil langkah resmi menyikapi beredarnya video viral bertajuk “Segar Sayang” yang menjadi perhatian publik di media sosial dan dikaitkan dengan dugaan keterlibatan seorang oknum pejabat di lingkungan Pemprov Bengkulu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memastikan pihak yang dimaksud telah dipanggil untuk menjalani klarifikasi awal oleh tim Inspektorat Provinsi Bengkulu bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Menurut Herwan, pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Proses pemeriksaan akan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Iya, tadi sudah kita panggil, dari pihak tim Inspektorat dengan BKD. Jadi sudah pemanggilan awal, nanti akan ditindaklanjuti. Tim yang melakukan pemanggilan dan tim juga yang akan menindak sesuai dengan aturan yang ada. Sudah diatur dalam ketentuan disiplin ASN,” ujar Herwan Antoni, Selasa (4/8/2026) dilansir Tintabangsa.
Herwan menegaskan, seluruh tahapan pemeriksaan menjadi kewenangan tim yang telah dibentuk. Pemerintah Provinsi Bengkulu akan memastikan proses berjalan secara objektif sesuai aturan yang berlaku.
“Yang melakukan pemeriksaan adalah tim. Nanti hasilnya seperti apa akan menjadi kewenangan tim berdasarkan aturan disiplin ASN,” tambahnya.
Video yang beredar di media sosial tersebut diketahui terdiri dari dua rekaman berdurasi singkat. Pada rekaman pertama, terlihat seorang pria dan seorang wanita berada dalam sebuah ruangan sambil melakukan percakapan.
Sementara pada rekaman kedua, terlihat seorang pria berada di dalam kamar mandi tanpa mengenakan baju. Kedua rekaman tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Namun hingga saat ini, belum dapat dipastikan apakah kedua video tersebut memiliki keterkaitan atau merupakan kejadian yang berbeda.
Berdasarkan penelusuran redaksi, terdapat dugaan kemiripan sosok pria dalam video dengan salah seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Meski demikian, identitas pria dalam rekaman, lokasi kejadian, waktu perekaman, keaslian video, serta konteks peristiwa belum dapat dipastikan secara independen.
Informasi yang beredar mengenai identitas pihak lain dalam video juga masih sebatas informasi yang belum terverifikasi. Redaksi NEINEWS tetap mengedepankan prinsip praduga tidak bersalah serta keberimbangan dalam pemberitaan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan proses klarifikasi dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya pelanggaran disiplin ASN. Sampai saat ini, belum terdapat keputusan maupun sanksi yang dijatuhkan terhadap pihak yang dipanggil.
Redaksi terus berupaya memperoleh keterangan resmi dari pihak-pihak terkait. Hak jawab tetap terbuka dan pemberitaan akan diperbarui apabila terdapat perkembangan maupun hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Reporter: Alfridho Ade Permana
