Bengkulu, Neinews.Org – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu mengimbau warga untuk meningkatkan konsumsi air putih minimal dua liter per hari agar terhindar dari dehidrasi di tengah cuaca panas yang berlangsung beberapa hari terakhir.
Menanggapi hal tersebut Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani, menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi air minum yang telah direbus terlebih dahulu guna mencegah penyakit yang dapat muncul akibat suhu panas saat ini.
“Di cuaca panas seperti sekarang, penting untuk memperbanyak minum air putih yang sebaiknya direbus, bukan dari galon,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari minuman dingin, karena suhu tubuh yang sehat berkisar antara 36 hingga 37 derajat Celcius. Mengonsumsi minuman dingin terlalu sering dapat menurunkan daya imun tubuh dan meningkatkan risiko penyakit.
“Selama cuaca panas, banyak warga yang mengalami flu dan batuk. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga,” tambahnya.
Joni menekankan bahwa masyarakat dapat meningkatkan aktivitas fisik dan mengonsumsi makanan sehat untuk memastikan sirkulasi darah dalam tubuh berjalan lancar.
Yang mana sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu menyatakan bahwa suhu panas yang terjadi saat ini disebabkan oleh adanya siklon tropis Trami dan Kong Rey.
Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Pulau Baai Bengkulu, Anang Anwar, menjelaskan bahwa sedikitnya awan saat ini disebabkan oleh angin yang tertarik ke belahan bumi utara akibat siklon tropis tersebut, sehingga sinar matahari langsung mencapai permukaan bumi.
Anang menambahkan bahwa siklon tropis adalah sistem tekanan rendah yang terbentuk di atas perairan tropis yang hangat, biasanya dengan suhu permukaan laut di atas 26,5 derajat Celsius.
“Diperkirakan suhu panas ini akan bertahan hingga siklon tropis di belahan bumi utara berakhir,” tutup Anang.
Sumber : bengkulu.antaranews.com
