FPS Siapkan Laporan Dugaan Korupsi Pengelolaan Dana Zakat Baznas Seluma

Sekretaris Forum Peduli Seluma (FPS), Samiran, menyatakan pihaknya akan melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan dana ZIS, dana hibah, dan pendistribusian zakat di Baznas Kabupaten Seluma kepada aparat penegak hukum. Hingga berita diterbitkan, klarifikasi dari Ketua Baznas Seluma masih diupayakan. Foto/Dok: Ist-NEINEWS

NEINEWS, BENGKULU – Forum Peduli Seluma (FPS) menyatakan akan segera melaporkan dugaan korupsi, penyelewengan, dan penyimpangan dalam pengelolaan dana zakat di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, kepada aparat penegak hukum (APH).

Sekretaris Forum Peduli Seluma, Samiran, mengatakan pihaknya saat ini tengah merampungkan sejumlah data dan dokumen yang akan dijadikan bahan laporan resmi. Dugaan yang disoroti mencakup pengelolaan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) selama tahun 2026.

“Kami menerima laporan adanya dugaan korupsi, penyelewengan, serta penyimpangan dalam pengelolaan dana zakat di Baznas Seluma tahun 2026, termasuk dana ZIS. Saat ini kami sedang menyiapkan seluruh data pendukung sebelum laporan disampaikan kepada aparat penegak hukum,” ujar Samiran kepada NEINEWS, Rabu (8/7/2026).

Selain dugaan penyimpangan pengelolaan dana ZIS, FPS juga menyoroti dugaan pengelolaan dana hibah, penyalahgunaan dana zakat, hingga pendistribusian zakat yang diduga tidak tepat sasaran.

“Semua data masih kami kumpulkan. Soal benar atau tidaknya dugaan tersebut, biarlah nanti aparat penegak hukum yang melakukan penyelidikan dan menentukan berdasarkan fakta serta alat bukti yang ada,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pewarta NEINEWS masih berupaya memperoleh konfirmasi dan klarifikasi dari pihak terkait, khususnya Ketua Baznas Kabupaten Seluma, guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.

Sebagai informasi, Baznas Kabupaten Seluma juga pernah dilaporkan ke Satreskrim Polres Seluma pada tahun 2024 terkait dugaan penyelewengan dana zakat dan infak yang bersumber dari potongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dalam realisasi anggaran dana zakat dan infak yang dikelola Baznas Seluma.

NEINEWS akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan klarifikasi maupun tanggapan sesuai dengan ketentuan Kode Etik Jurnalistik.

Reporter: Alfridho Ade Permana

Exit mobile version