Bengkulu, NEINEW.ORG –Insiden ledakan kapal milik Basarnas di Ternate, Maluku Utara, membawa duka mendalam bagi keluarga korban, termasuk ibu seorang jurnalis MetroTV yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Tangis pilu sang ibu pecah saat ia mengetahui anaknya menjadi salah satu korban dalam insiden tragis itu.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 5 Februari 2025, ketika kapal Basarnas sedang bersandar di pelabuhan Ternate. Ledakan hebat yang diduga berasal dari kebocoran tangki bahan bakar membuat kapal tersebut terbakar. Api dengan cepat melahap sebagian besar kapal, memicu kepanikan di sekitar lokasi. Sejumlah awak kapal dan beberapa penumpang dilaporkan terluka, sementara investigasi untuk memastikan penyebab ledakan masih berlangsung.
Di antara korban, seorang jurnalis MetroTV yang sedang bertugas meliput kegiatan Basarnas menjadi sorotan. Ibunda korban tidak dapat menyembunyikan kesedihannya saat ditemui awak media. “Saya hanya ingin anak saya kembali dengan selamat,” ujarnya sembari terisak.
Basarnas dan pihak kepolisian setempat telah berjanji akan mengusut tuntas penyebab insiden ini. “Kami turut berduka atas insiden ini dan akan memberikan bantuan kepada keluarga korban,” ujar seorang pejabat Basarnas.
Saat ini, korban yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Proses evakuasi dan penyelidikan masih berlangsung, sementara keluarga korban menunggu dengan penuh harap kabar terbaik dari pihak berwenang.
Insiden ini tidak hanya meninggalkan luka fisik tetapi juga duka yang mendalam bagi keluarga korban, termasuk keluarga sang jurnalis yang tengah menantikan kejelasan nasib anak mereka. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya langkah-langkah keselamatan di setiap aktivitas, khususnya di lingkungan yang berisiko tinggi.
Sumber : MSN.Com
