Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya. Foto/Dok: Ist
NEINEWS, Jakarta — Menyambut arus mudik Lebaran 2025, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kembali menghadirkan MudikPedia 2025, panduan lengkap berbasis digital yang siap membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar.
Lewat MudikPedia 2025, masyarakat bisa mengakses beragam informasi penting seputar mudik, mulai dari pantauan CCTV jalan tol, jalan nasional, pelabuhan penyeberangan, hingga info tiket dan layanan publik. Semuanya bisa diakses gratis melalui tautan resmi: https://s.id/mudikpedia.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, mengatakan, MudikPedia 2025 disiapkan sebagai sumber informasi terpercaya yang memudahkan masyarakat mendapatkan info terkini soal mudik.
“MudikPedia kami hadirkan agar masyarakat tidak lagi bingung mencari informasi mudik. Semua lengkap di satu platform, dari info jalan, cuaca, hingga layanan kesehatan dan keuangan,” ujar Fifi di Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Tak hanya itu, lanjut Fifi, MudikPedia juga dilengkapi link ke berbagai kementerian dan lembaga, sehingga masyarakat bisa mengakses data resmi dan update langsung dari sumbernya.
“Ini sesuai arahan Bu Menkomdigi, Meutya Hafid, agar masyarakat punya panduan resmi untuk mudik lebih aman dan nyaman,” imbuhnya.
Apa Saja Isi MudikPedia 2025?
Buku elektronik MudikPedia 2025 memuat informasi praktis dan penting, di antaranya:
✅ E-Book Panduan Mudik Lebaran 2025
✅ Info Jalur dan Arus Mudik dari Kemenhub dan Bina Marga
✅ Tips Mudik Sehat dari Kementerian Kesehatan
✅ Pantauan CCTV Jalan Tol, Jalan Nasional, dan Pelabuhan
✅ Info Mudik Gratis
✅ Reservasi Tiket Kereta dan Kapal Ferry
✅ Daftar SPKLU PLN untuk Pengguna Kendaraan Listrik
✅ Prakiraan Cuaca BMKG
✅ Info Penukaran Uang Baru dari Bank Indonesia
✅ Infografis Mudik yang Ringkas dan Mudah Dipahami
Masyarakat juga bisa langsung klik berbagai tautan penting seperti:
- nusantara.kemenhub.go.id
- binamarga.pu.go.id/mudik
- ayosehat.kemkes.go.id/kampanye-prioritas/mudik-sehat
- infopublik.id/kategori/infomudik
- bpjt.pu.go.id/cctv/cctv_inframe
Transportasi Siap, Pengamanan Juga Siap
Tak hanya informasi, pemerintah juga memastikan kesiapan sarana-prasarana transportasi untuk mendukung kelancaran mudik. Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Angkutan Lebaran 2025 di STIK, Jakarta (10/3/2025), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa Kemenhub sudah siapkan armada yang cukup.
Berikut data lengkapnya:
🚍 30.451 bus di 115 terminal
⛴ 772 kapal laut di 264 pelabuhan
✈️ 404 pesawat di 60 bandara
🚆 2.550 kereta api dan lokomotif
⛵ 187 kapal penyeberangan di 14 lintasan
Menurut Menhub, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2025 diprediksi mencapai 146,48 juta orang, atau 52 persen penduduk Indonesia. Puncak arus mudik diperkirakan pada H-3 (28 Maret 2025), dan arus balik pada H+5 (6 April 2025).
“Tapi ini masih prediksi, bisa lebih tinggi. Tahun lalu saja dari prediksi 193 juta, yang mudik malah tembus 242 juta orang,” jelas Menhub.
Untuk memastikan keamanan, Kemenhub juga melakukan uji kelayakan angkutan. Hingga 8 Maret 2025, hasilnya:
- Bus: 60,67% (18.746 unit) sudah diperiksa
- Kapal laut: 85,49% (660 unit)
- Pesawat: 68,47%
- Kereta api dan lokomotif: 60,66% (1.547 unit)
- Kapal penyeberangan: 43% (70 unit)
164 Ribu Personel Gabungan Siap Amankan Mudik
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan 164.268 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait akan disiagakan di 2.894 pos pengamanan serta titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
“Pengamanan ini untuk memastikan mudik tahun ini aman, lancar, dan masyarakat merasa nyaman di perjalanan,” ujar Kapolri.
Dengan kolaborasi antar instansi dan hadirnya MudikPedia 2025, pemerintah optimistis mudik tahun ini lebih terencana, terkendali, dan ramah untuk semua.
Untuk info lebih lanjut, silakan hubungi:
Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kemkomdigi, Marroli J. Indarto (0813-1071-1160)
Editor: Alfridho Ade Permana
