Malang, Neinews.Org –Marwan, jurnalis dari TV One, menjadi korban kecelakaan tragis di Tol Pemalang pada Kamis (31/10/2024). Dalam insiden yang terjadi di KM 315+900 jalur A, tepatnya di Desa Karangasem, Kecamatan Petarukan, Marwan dan dua rekan kerjanya kehilangan nyawa.
Kombes Pol Artanto, Kabid Humas Polda Jateng, menjelaskan bahwa mobil Toyota Avanza yang ditumpangi para korban ditabrak dari belakang oleh sebuah truk box bernomor polisi AD 9287 NF. “Dari hasil penyelidikan, sopir truk diduga mengalami microsleep, sehingga truk kehilangan kendali dan menabrak mobil kru TV One,” kata Artanto, sebagaimana dilansir oleh Tribunnews.com.
Kehilangan Marwan membawa duka yang mendalam bagi keluarganya. Ia sebelumnya telah berpamitan kepada istrinya untuk meliput di Sumba, Nusa Tenggara Timur, namun rencananya berubah menjadi ke Kediri, Jawa Timur. Pada pagi hari yang sama, Marwan sempat mengirim pesan kepada istrinya, Hermiyanti, yang saat itu berada di rumah mereka di Perumahan Permata Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.
Hermiyanti menerima pesan dari suaminya sekitar pukul 05.00 WIB, di mana Marwan menginformasikan bahwa ia berada di Tegal dan sedang dalam perjalanan menuju Pemalang. “Masih di Tegal, aku salat di sini sebentar, lalu mau otw ke Pemalang,” tulisnya. Itu adalah komunikasi terakhir mereka.
Hermiyanti mengungkapkan bahwa suaminya telah beberapa bulan bertugas meliput program siaran di TV One. Awalnya, Marwan meminta izin untuk bertugas ke Sumba, tetapi pada malam sebelumnya, ia memberi tahu istrinya bahwa arah perjalanannya berubah ke Kediri. “Gak jadi ke Sumba, tapi malam ini berangkat jam 11 dari kantor ke Kediri,” katanya.
Hermiyanti mengetahui kabar duka suaminya pada pukul 10.00 WIB. “HP saya mati, dan ketika saya buka, ada pesan menanyakan apakah suami saya benar-benar meninggal,” ceritanya di lokasi. Tak lama kemudian, pihak TV One menghubungi untuk mengabarkan bahwa Marwan telah meninggal dunia. “Mereka hanya meminta saya untuk bersabar dan memberi tahu tentang kecelakaan yang melibatkan wartawan TV One, salah satunya suami saya,” ujarnya.
Satu minggu sebelum kecelakaan, Marwan sering mengajaknya untuk bersih-bersih rumah dan bahkan memperbaiki AC. “Seminggu ini dia membantu merapikan rumah dan memperbaiki AC yang rusak,” kata Hermiyanti. Marwan mendapatkan tugas untuk liputan investigasi program Fakta TV One sebelum keberangkatannya.
Almarhum Marwan dimakamkan di TPU Kiray, Kecamatan Tapos, Kota Depok. “Rencananya, pemakaman di daerah ini akan dilaksanakan sekitar jam 10-11 malam,” ungkap Hermiyanti saat ditemui di rumah duka pada Kamis siang.
Sumber : msn.com
