Prabowo menolak jika kabinetnya terdiri dari “omong-omong” saja. Wamenaker menyatakan bahwa jika ada yang tidak mengikuti perintah, mereka akan dievaluasi.

peraturan baru dari prabowo untuk kabinetnya(foto liputan6.com)
peraturan baru dari prabowo untuk kabinetnya(foto liputan6.com)

Jakarta, Neinews.Org –Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, atau yang akrab disapa Noel, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan kabinetnya berfungsi secara efektif dan tidak sekadar “omong-omong.” Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pembekalan jajaran Kabinet Merah Putih yang akan berlangsung di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, mulai 24 hingga 27 Oktober 2024.

Noel menegaskan, “Presiden akan melihat kinerja para pembantunya,” dan menekankan pentingnya pemahaman terhadap instruksi yang diberikan, termasuk dalam konteks pencegahan korupsi. Prabowo ingin pemerintahannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dengan fokus pada keberpihakan dan kerja untuk rakyat.

Dalam pembekalan tersebut, Jaksa Agung St Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga akan diundang untuk menciptakan sinergi antara lembaga eksekutif dan yudikatif. Noel menambahkan bahwa Prabowo akan mengevaluasi kinerja para pembantunya, dan siapa pun yang tidak mengikuti arahan harus siap menerima konsekuensi.

“Karakternya Pak Presiden sekarang adalah tegas; jika instruksi tidak dilaksanakan, evaluasi akan dilakukan,” ujar Noel menekankan komitmen pemerintah untuk bekerja secara optimal demi kepentingan bangsa.

 

Sumber : msn.com

Exit mobile version