HIPMI dan Polda Bengkulu Siapkan Kolaborasi, Generasi Muda Jadi Fokus Utama

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid menerima audiensi jajaran pengurus HIPMI Provinsi Bengkulu di Ruang Rapat Kapolda Bengkulu, Jumat (11/9/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam pemberdayaan generasi muda, pengembangan kewirausahaan serta penguatan potensi wisata Bengkulu. Foto/Dok: Ist-tribrata

BENGKULU, NEINEWS – Upaya mendorong pemberdayaan generasi muda dan pengembangan potensi wisata di Provinsi Bengkulu mulai diarahkan pada penguatan kolaborasi antara kepolisian dan kalangan pengusaha muda.

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bengkulu dengan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., di Ruang Rapat Kapolda Bengkulu, Jumat (11/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, HIPMI Bengkulu menyampaikan sejumlah rencana program sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dengan Polda Bengkulu, khususnya dalam pemberdayaan dan pengembangan potensi generasi muda di daerah.

Ketua Umum HIPMI Bengkulu Yosia Yodan bersama Sekretaris Umum Julian Tanel, Dewan Pembina Ruli Krisna dan jajaran pengurus diterima langsung oleh Kapolda Bengkulu.

Salah satu agenda yang disampaikan HIPMI yakni rencana pelaksanaan Literasi Akbar Entrepreneur yang ditargetkan melibatkan sekitar 1.000 mahasiswa dari berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu.

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada awal 2027 dengan menghadirkan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pembicara utama. HIPMI juga mengundang Kapolda Bengkulu untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda yang sudah berkenan bertemu dengan kami. Kami juga mengundang Bapak Kapolda untuk hadir dalam kegiatan Literasi Akbar Entrepreneur yang akan kami gelar di awal tahun nanti,” ujar Yosia Yodan.

Dorong Generasi Muda Berwirausaha

Kapolda Bengkulu menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen, termasuk organisasi kepemudaan dan kalangan pengusaha.

Kapolda menilai kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada kegiatan-kegiatan positif yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bengkulu.

“Peran kita dan aksi kita banyak untuk membangun dan berkolaborasi di Provinsi Bengkulu ini. Untuk memulai, hal-hal yang positif kita naikkan dan kita kelola dengan baik,” kata Yudhi.

Ia juga menyinggung pentingnya menjaga serta mengembangkan sejumlah ikon wisata dan sejarah yang dimiliki Bengkulu.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan Benteng Marlborough. Kapolda menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu terkait upaya perawatan dan penataan kawasan tersebut.

“Seperti Benteng Marlborough, kita rawat dan kita rapikan. Saya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk itu,” tegasnya.

Menurut Kapolda, sinergi dengan HIPMI maupun organisasi kepemudaan lainnya dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lebih banyak wirausaha muda, menekan angka pengangguran, sekaligus membangun generasi muda yang mandiri dan memiliki daya saing.

“Kolaborasi antara Polda Bengkulu dengan organisasi kepemudaan seperti HIPMI sangat penting. Kita bersama-sama membangun SDM muda yang tidak hanya cerdas, tapi juga memiliki semangat kewirausahaan dan cinta terhadap Provinsi Bengkulu,” tambahnya.

Audiensi berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan plakat dari HIPMI kepada Kapolda Bengkulu dan sebaliknya, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.

Kolaborasi antara Polda Bengkulu dan HIPMI diharapkan tidak berhenti pada agenda seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui program konkret yang menyentuh pengembangan kapasitas generasi muda, kewirausahaan serta penguatan potensi wisata Bengkulu.

Pewarta: Alfriho Ade Permana