Polri Bangun Ekosistem Pendidikan Unggulan, Cetak Generasi Berdaya Saing Global

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau Kampus SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Sekolah berasrama bertaraf internasional yang digagas Polri tersebut dipersiapkan untuk mencetak generasi pemimpin Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045. Foto/Dok: Humas Polri

BOGOR, NEINEWS – Komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul, terus diwujudkan melalui pengembangan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). Sekolah berasrama bertaraf internasional yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo itu diproyeksikan menjadi pusat pendidikan unggulan untuk mencetak calon pemimpin bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Meski peresmian kampus permanennya akan dilakukan pada waktu mendatang, aktivitas pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara telah berjalan. Sebanyak 297 siswa dari berbagai provinsi di Indonesia kini menempati asrama dan mengikuti proses pembelajaran, terdiri atas 117 siswa Angkatan I dan 180 siswa Angkatan II yang lolos melalui seleksi nasional.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan sekolah tersebut, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung Kampus SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri memimpin pengukuhan Pengurus Harian Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB), sekaligus mengevaluasi kesiapan penyelenggaraan pendidikan, sarana prasarana, hingga kehidupan berasrama para siswa.

Peninjauan meliputi pelaksanaan pre-test Matematika dan Bahasa Inggris, pembinaan karakter, latihan drumband, serta kesiapan lingkungan belajar yang dirancang untuk mendukung pembentukan karakter dan kepemimpinan peserta didik.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara dibangun sebagai sekolah unggulan dengan konsep pendidikan modern. Kampus ini memiliki 24 ruang kelas yang tersebar di tiga lantai, enam laboratorium sains, perpustakaan modern, gedung teater, gymnasium, kolam renang, lapangan sepak bola berstandar internasional, ruang makan, asrama putra dan putri, ruang kesehatan, ruang kegiatan siswa, hingga fasilitas rumah ibadah bagi seluruh agama.

Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, sekaligus mendukung pengembangan akademik, karakter, kepemimpinan, dan bakat peserta didik.

Keunggulan sekolah ini semakin diperkuat setelah memperoleh sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) dari International Baccalaureate Organization (IBO). Dengan pengakuan tersebut, SMA Kemala Taruna Bhayangkara menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang dipadukan dengan Kurikulum Nasional.

Melalui kurikulum tersebut, para siswa dibekali kemampuan berpikir kritis, riset, komunikasi, kolaborasi, kepemimpinan, penguasaan sains dan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), coding, literasi digital, serta wawasan global.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa investasi terbesar sebuah bangsa adalah pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Membangun sumber daya manusia adalah investasi paling strategis bagi masa depan Indonesia. Melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Polri ingin menghadirkan ekosistem pendidikan yang melahirkan generasi unggul, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta siap menjadi pemimpin yang mampu membawa Indonesia bersaing di tingkat global,” ujar Dedi Prasetyo.

Ia menambahkan, SMA Kemala Taruna Bhayangkara tidak hanya menjadi kebanggaan institusi Polri, tetapi juga diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional.

“Kami ingin sekolah ini menjadi rumah lahirnya calon-calon pemimpin bangsa yang memiliki integritas, semangat pengabdian, wawasan global, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan. Inilah kontribusi Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo melalui pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Selain memastikan kesiapan proses belajar mengajar, Wakapolri juga mengukuhkan Pengurus Harian LP-KTB sebagai upaya memperkuat tata kelola lembaga pendidikan agar mampu berkembang secara profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan kurikulum berstandar internasional, fasilitas pendidikan modern, serta tata kelola yang kuat, SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan menjadi salah satu sekolah unggulan nasional yang mampu melahirkan generasi pemimpin Indonesia yang berdaya saing global.

Editor: Alfridho Ade Permana