Ibu Naomi Daviola tidak bisa menahan tangisnya saat bertemu anaknya setelah hilang selama tiga hari. Sebelumnya, ia sempat melarang Naomi untuk mendaki Gunung Slamet.

ilustrasi ibu ketemu anak (id.theasianparent.com)
ilustrasi ibu ketemu anak (id.theasianparent.com)

Bengkulu, Neinews.Org –Ibu Naomi Daviola tak bisa menahan tangis saat bertemu putrinya setelah tiga hari menghilang. Sebelumnya, ia sempat melarang Naomi untuk mendaki Gunung Slamet.

Naomi Daviola, siswi SMKN 3 Semarang, akhirnya bisa kembali berkumpul dengan keluarganya setelah tersesat di Gunung Slamet. Ibu Naomi, Dwi Ningsih Veronica, merasa cemas saat mendengar kabar putrinya hilang, terutama karena Naomi pamit untuk mengikuti kegiatan pramuka, bukan untuk mendaki gunung.

Naomi ditemukan pada Selasa (8/10/2024) dan pulang ke rumah di Kelurahan Karangroto dengan selamat. Dwi segera memeluk erat putrinya saat mereka bertemu, merasa lega. “Saya hanya mengizinkan dia untuk ikut pramuka. Ketika tahu dia hilang, saya panik dan berusaha mencari informasi,” kata Dwi.

Dwi berusaha mendapatkan informasi tentang keberadaan Naomi dengan memeriksa kontak teman-temannya. Namun, ketika menghubungi guru pramuka, Dwi mengetahui bahwa tidak ada kegiatan pramuka pada saat itu. Kebingungan mendorongnya untuk meminta bantuan teman-teman Naomi.

Teman-teman dari Tim SAR juga ikut mencari, memberi tahu Dwi bahwa Naomi berada di Gunung Slamet. Dwi merasa khawatir saat mengetahui jarak dan kondisi perjalanan yang harus dilalui anaknya.

Setelah Naomi hilang, Dwi dan suaminya memutuskan untuk mencari anak mereka. Tim SAR menawarkan bantuan dan mereka berangkat ke Gunung Slamet. Harapan muncul ketika mereka mendapat kabar bahwa Naomi ditemukan selamat setelah tersesat selama dua hari.

Naomi menceritakan pengalaman tersesatnya, di mana ia mengandalkan petunjuk burung untuk menemukan jalan keluar. Selama tiga hari, ia bertahan hidup dengan bekal roti dan minum dari sumber air di hutan.

Naomi mengakui bahwa ia tidak memberi tahu orang tuanya tentang rencananya untuk mendaki Gunung Slamet dan kini menyesal atas tindakannya. Setelah kejadian ini, ibunya menyatakan tidak akan mengizinkan Naomi mendaki gunung lagi.

Sumber : msn.com

Exit mobile version