Bupati Kaur Gusril Pausi menyerahkan reward kepada qori dan qoriah berprestasi Kabupaten Kaur peraih juara MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu XXXVII Tahun 2026 di ruang kerja Bupati Kaur, Rabu (15/7/2026). Total penghargaan yang diberikan mencapai Rp 31 juta sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang mengharumkan nama daerah. Foto/Dok: Ist- MC
KAUR, NEINEWS – Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., menunaikan komitmennya dengan menyerahkan reward senilai total Rp 31 juta kepada sembilan qori dan qoriah Kabupaten Kaur yang berhasil meraih prestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Bengkulu XXXVII Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka mengharumkan nama Kabupaten Kaur di ajang yang digelar di Kabupaten Seluma pada 11–18 Mei 2026.
Penyerahan reward berlangsung di ruang kerja Bupati Kaur, Rabu (15/7/2026), disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Nasrur Rahman, S.Hut., M.Si., para asisten, staf ahli bupati, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kaur, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kaur.
Bupati Gusril Pausi mengatakan penghargaan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kaur dalam memberikan apresiasi kepada putra-putri daerah yang berhasil menorehkan prestasi di bidang keagamaan. Reward tersebut sekaligus merealisasikan janji yang pernah disampaikannya saat melepas kafilah Kabupaten Kaur menuju MTQ Provinsi Bengkulu.
“Saat pelepasan kafilah, saya menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan reward kepada peserta yang berhasil meraih prestasi. Hari ini janji itu kami tunaikan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan kerja keras para qori dan qoriah yang telah membawa nama baik Kabupaten Kaur,” ujar Gusril.
Menurutnya, nilai penghargaan yang diberikan mungkin belum sebanding dengan perjuangan para peserta. Namun, yang terpenting adalah bentuk perhatian dan keberpihakan pemerintah terhadap insan berprestasi di bidang syiar Islam.
“Reward yang kami berikan ini tentu belum sebanding dengan perjuangan dan prestasi yang telah diraih. Namun jangan dilihat dari besar kecilnya nilai yang diterima, melainkan sebagai bukti bahwa pemerintah daerah hadir, peduli, dan serius memberikan penghargaan kepada mereka yang telah mengharumkan nama Kabupaten Kaur,” katanya.
Gusril juga mengenang bahwa pada masa kepemimpinannya terdahulu, Pemerintah Kabupaten Kaur pernah memberikan hadiah ibadah haji kepada qori dan qoriah terbaik tingkat provinsi. Bahkan, salah satu penerima penghargaan tersebut kembali berhasil meraih prestasi pada MTQ tahun ini.
Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini telah berjalan dengan baik. Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung pembinaan generasi Qurani.
Ia berharap para penerima reward tidak cepat berpuas diri, terus meningkatkan kemampuan, serta mampu menularkan ilmu dan pengalaman kepada generasi muda agar semakin banyak qori dan qoriah berprestasi lahir dari Kabupaten Kaur.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Kaur Renra Agung, S.STP., M.PSSp., menjelaskan reward diberikan kepada sembilan qori dan qoriah yang berhasil meraih prestasi pada tujuh cabang perlombaan dengan total penghargaan sebesar Rp31 juta.
“Reward ini merupakan realisasi komitmen Bupati Kaur yang telah disampaikan saat melepas kafilah Kabupaten Kaur sebelum mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu di Kabupaten Seluma beberapa waktu lalu,” ujar Renra.
Adapun penerima reward meliputi Lailatul Hasanah sebagai Juara I Qira’at Al-Qur’an Murottal Remaja Putri (Rp5 juta), Ismi Nurhasanah Juara I Qira’at Al-Qur’an Murottal Dewasa Putri (Rp5 juta), Miftahul Ashri, S.Sos., Juara II Seni Baca Al-Qur’an Dewasa Putri (Rp4 juta), Rasmiana Juara II Qira’at Al-Qur’an Mujawwad Dewasa Putri (Rp 4 juta), Pirman Syah Juara II Qira’at Al-Qur’an Murottal Dewasa Putra (Rp 4 juta), tiga anggota Grup Syarhil Al-Qur’an Putra yakni Khairu Syak’ban, Ahmad Shodiqul Amin, dan Kelvin Ramadani yang masing-masing menerima Rp 2 juta sebagai Juara II, serta Siti Misita Juara III Seni Baca Al-Qur’an Remaja Putri dengan reward Rp 3 juta.
Renra mengingatkan para penerima penghargaan agar menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kualitas sehingga mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Ketua LPTQ Kabupaten Kaur yang juga Koordinator Kafilah MTQ Kabupaten Kaur, H. Taslim, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kaur atas komitmen dan perhatian yang diberikan kepada qori dan qoriah berprestasi.
Ia mengakui pada MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu XXXVII belum ada peserta asal Kabupaten Kaur yang berhasil lolos ke tingkat nasional karena nilai yang diperoleh belum memenuhi ambang batas kualifikasi. Meski demikian, pihaknya optimistis capaian tersebut dapat diraih pada MTQ mendatang melalui pembinaan yang lebih intensif dan berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kaur yang telah memberikan perhatian kepada qori dan qoriah berprestasi. Reward ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus meningkatkan kemampuan,” kata Taslim.
Menurutnya, LPTQ Kabupaten Kaur akan memperkuat pembinaan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa guna menjaring dan memetakan potensi generasi Qurani sejak usia dini.
Dengan pembinaan yang berkesinambungan serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kaur, LPTQ optimistis akan lahir lebih banyak qori dan qoriah yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kaur di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. (MC)
Editor: Alfridho Ade Permana













