Prabowo Ubah Struktur Koordinasi: Kementerian Keuangan Kini Mandiri dari Kemenko Perekonomian

parabowo dan kementrian keuangan (foto ekon.go.id)
parabowo dan kementrian keuangan (foto ekon.go.id)

Jakarta, Neinews.Org –Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Penataan Tugas dan Fungsi Kementerian Negara untuk Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Dalam peraturan tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini tidak lagi berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko), melainkan langsung dikoordinasi oleh Presiden.

Keputusan ini sejalan dengan upaya Prabowo untuk merombak struktur kementerian dalam Kabinet Merah Putih. Dalam Perpres Nomor 139 Tahun 2024, tercantum bahwa pergeseran tugas dan fungsi terjadi di beberapa kementerian dan lembaga.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, mengonfirmasi perubahan ini, menekankan bahwa Kemenkeu sekarang berada di bawah koordinasi langsung Presiden Prabowo. Saat ini, pemerintah sedang menyusun peraturan yang akan mengatur birokrasi dan koordinasi antara Kemenkeu dan kementerian lainnya.

Dalam Pasal 26 Perpres tersebut, Kemenkeu, yang masih dipimpin oleh Sri Mulyani Indrawati, tidak lagi masuk dalam daftar kementerian yang berada di bawah Kemenko Perekonomian. Kementerian yang tetap berada di bawah Kemenko Perekonomian antara lain:

  1. Kementerian Ketenagakerjaan
  2. Kementerian Perindustrian
  3. Kementerian Perdagangan
  4. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  5. Kementerian Badan Usaha Milik Negara
  6. Kementerian Investasi dan Hilirisasi
  7. Kementerian Pariwisata

Sri Mulyani Indrawati lahir di Bandar Lampung pada 26 Agustus 1962. Ia menyelesaikan pendidikan di Universitas Indonesia dan mendapatkan gelar master serta Ph.D dari University of Illinois Urbana-Champaign. Kariernya mencakup berbagai posisi penting, termasuk menjadi Menteri Keuangan di bawah beberapa pemerintahan, serta menjabat di lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia. Kini, ia kembali diberi amanah sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Prabowo-Gibran.

 

 

Sumber : msn.com

Exit mobile version