Teka-teki mengenai sosok yang disindir oleh Nikita Mirzani sebagai mantan PSK mulai terkuak. Marissya Icha akhirnya memberikan klarifikasi terkait pernyataan tersebut.

foto marisa ica
foto marisa ica

Bengkulu, Neinews.Org –Ucapan Nikita Mirzani yang terkenal blak-blakan seringkali menimbulkan kontroversi. Baru-baru ini, pernyataannya memicu kesalahpahaman dengan selebgram Marissya Icha.

Kekacauan ini bermula saat Nikita menyindir seseorang yang disebutnya suka ikut campur dan mencari popularitas dengan cara yang tidak tepat. Dalam cuitan di media sosialnya, Nikita bahkan menuduh sosok tersebut pernah bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK) dan memiliki profesi tersembunyi sebagai mafia.

Netizen pun berspekulasi bahwa sosok yang dimaksud adalah Marissya Icha. Marissya menyatakan bahwa ia telah menerima banyak hujatan setelah pernyataan Nikita tersebut, bahkan mengakui mengalami kerugian karena hal itu.

“Pastinya ada kerugian, karena banyak orang yang menghujat di Instagram saya,” ungkap Marissya saat diwawancarai.

Ia juga menjelaskan bahwa telah berkomunikasi langsung dengan Nikita. Marissya mengungkapkan isi percakapan mereka, di mana ia menanyakan apakah ada masalah dengannya, dan Nikita menjawab bahwa pernyataannya bukan ditujukan untuk Marissya. **Profil Marissya Icha**

Marissya Icha lahir di Jakarta pada 20 Maret dari pasangan Bermawi dan Neti. Sebagai seorang ibu satu anak, ia juga dikenal sebagai pengusaha. Melalui akun Instagram pribadinya, @marissyaicha, ia sering membagikan aktivitas sehari-hari, termasuk konten kecantikan dan traveling. Selain itu, Marissya memiliki hobi berkuda dan sudah memiliki seorang putri bernama Aurellyn Givasya. Ia juga memiliki seorang saudara bernama Irene Bermawi.

**Bergelut dengan Kasus Vadel Badjideh**

Saat ini, Nikita Mirzani sedang menghadapi kasus hukum terkait laporan yang dibuatnya. Ia melaporkan Vadel Badjideh, kekasih anak sulungnya, Lolly. Polisi telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Vadel sebagai saksi terlapor.

Kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid, memberikan tanggapan tajam terhadap pihak Vadel yang disebut-sebut meminta restorative justice. Nikita telah melaporkan Vadel Badjideh ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan persetubuhan dan aborsi, dan kasus ini kini sedang berjalan di pengadilan.

Terbaru, terdengar kabar bahwa Vadel Badjideh berniat mengajukan restorative justice. Namun, pihak Nikita justru merespons dengan tegas, mengatakan, “Mimpi (restorative justice), itu mustahil.” Fahmi menyarankan Vadel untuk mempersiapkan diri menghadapi laporan yang diajukan kliennya. Ia menekankan bahwa bukti-bukti telah dilampirkan dalam laporan terhadap Vadel, termasuk bukti tertulis, saksi, dan hasil visum.

Sumber : msn.com