Jakarta, Neinews.Org – Kejadian terkait mantan pegawai OB yang berani mengambil BPKB, menggadaikan mobil, dan menggelapkan uang kantor membuat Inul Daratista melakukan pengecekan. Ia langsung menelusuri jejak mantan karyawan-karyawannya, membuka kembali catatan pegawai yang telah keluar dari kantornya. Inul mengungkapkan bahwa ia menemukan bukti adanya beberapa oknum karyawan yang terbukti menggelapkan uang perusahaan dengan jumlah yang cukup besar, mencapai ratusan juta rupiah.
“Ini sebenarnya ada beberapa orang yang keluar baru-baru ini. Pegawai saya yang dulu mengambil uang beberapa tahun lalu. Akhirnya kami buka buku, mencari siapa yang keluar beberapa bulan, tahun, atau beberapa tahun lalu, dan ternyata ada yang mengambil Rp 100 juta, ada yang lebih sedikit, dan sebagainya. Ya sudah, ini jadi pembelajaran,” ujar Inul Daratista saat ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024).
“Kalau ngomong soal uang hilang, ya sudah biasa, seperti investasi outlet kita yang beberapa miliar tapi tiba-tiba sepi. Uang hilang itu memang sudah sering terjadi, tidak masalah,” tambahnya.
Namun, Inul sangat kecewa dengan kasus mantan OB yang kini sudah diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Mantan OB tersebut dipercayakan oleh Inul, bahkan dipindahkan ke kantor lain agar tetap bisa bekerja.
“Tapi ini kan karyawan yang sudah diberi kesempatan kerja, dan dia bukan dari outsourcing, dia sudah bekerja lama dengan saya. Ternyata kepercayaan itu dilanggar,” kata Inul.
Inul juga berbagi cerita mengenai perjalanan panjangnya dalam membangun bisnisnya. Selain masalah oknum karyawan, ia juga menghadapi tantangan bisnis yang naik turun.
“Sudah 19 tahun saya berkecimpung di dunia karaoke, banyak kendala yang harus saya hadapi. Ini bukan hal yang ringan, bahkan peristiwa kebakaran Inul Vizta di Manado yang menyebabkan 12 orang meninggal pada 2015 itu juga salah satu risiko yang harus saya terima. Begitulah dunia bisnis,” kenang Inul Daratista.
Sumber : .detik.com







