Insiden Maut di Kediri Sopir Ambulans Tewas Tertabrak Kereta KA Usai Antar Jenazah

Ambulans RSUD Gambiran Kota Kediri tertabrak KA Matarmaja di Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (4/12/2024). Peristiwa itu menyebabkan pengemudi ambulans tewas di lokasi kejadian
Ambulans RSUD Gambiran Kota Kediri tertabrak KA Matarmaja di Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (4/12/2024). Peristiwa itu menyebabkan pengemudi ambulans tewas di lokasi kejadian

Kediri, Neinews.Org – Sebuah ambulans milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran Kota Kediri tertabrak kereta api (KA) di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Rabu (4/12/2024). Proses evakuasi ambulans dari lokasi kecelakaan telah selesai.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kras, AKP I Nyoman Sugita, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Kecelakaan bermula ketika KA Matarmaja 233 yang dikemudikan oleh masinis Rendy Prayoga (28) dan asistennya Bagus Andrianto (35) melaju dari arah selatan (Blitar) menuju utara.

Setibanya di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Nyawangan, tepatnya di kilometer 169+1, sebuah ambulans yang dikemudikan Ali Mustofa hendak menyeberang dari arah barat ke timur.

“Ambulans tersebut tertabrak oleh KA Matarmaja,” ujar AKP I Nyoman Sugita dalam keterangannya kepada Kompas.com, Rabu. Akibat tabrakan tersebut, ambulans dengan nomor polisi AG 8749 AC terseret sejauh kurang lebih 500 meter dan mengalami kerusakan parah pada sisi kanan mobil.

Kecelakaan ini mengakibatkan sopir ambulans, Ali Mustofa (29), yang juga merupakan karyawan RSUD Gambiran asal Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Gambiran.

Polisi juga memastikan bahwa saat kecelakaan terjadi, ambulans tersebut tidak membawa penumpang. Mobil tersebut sedang dalam perjalanan kembali ke rumah sakit setelah mengantar jenazah di Kecamatan Nyawangan.

 

Sumber : jateng.tribunnews.com