Bengkulu, Neinews.Org – Belum lama ini, sebuah video viral di media sosial menampilkan seorang pria yang disebut sebagai petani milenial dari Yogyakarta menggunakan aplikasi Google Assistant dan internet untuk metode penyiraman tanaman. Video ini menarik perhatian mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Diketahui Video tersebut diunggah oleh akun X @txtfromjogja pada Sabtu pagi, 31 Agustus 2024, dengan narasi, “Gokil iki, petani milenial Gapoktan Parangtritis berhasil membuat inovasi teknologi tepat guna yaitu teknologi IoT dengan metode penyiraman menyeluruh menggunakan Google Assistant.”
Dalam video berdurasi 31 detik, tampak anggota Gabungan Kelompok Tani Parangtritis berbicara pada ponselnya, “Oke Google, hidupkan pompa,” dan penyiraman berlangsung melalui pipa-pipa yang terpasang di area lahannya. Pipa-pipa tersebut disusun sedemikian rupa sehingga penyiraman dapat merata.
Sebaliknya, saat dia berkata, “Oke Google, matikan pompa!” penyiraman berhenti secara serempak. Hingga berita ini dipublikasikan pada Rabu pagi, 4 September 2024, video tersebut telah ditonton sebanyak 955,3 ribu kali dan mendapatkan 25 ribu suka dari pengguna media sosial. Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, juga menunjukkan ketertarikan dengan berkomentar, “Berkenan ke Pangandaran kah dan bantu setting hal yang sama di sini?”
Komentar Susi mendapatkan banyak tanggapan, beberapa di antaranya menjelaskan cara kerja dan perangkat yang diperlukan untuk mereplikasi inovasi tersebut. Beberapa pengguna menyebutkan bahwa penerapan teknologi ini cukup mudah dan sudah banyak digunakan dalam berbagai aplikasi.
Akun X INFOMITIGASI menjelaskan, “Bisa pakai pemrograman sederhana, terkoneksi internet untuk switch on/off pompa air.” Startup teknologi Frogs Indonesia dari Yogyakarta juga mengonfirmasi bahwa inovasi ini memanfaatkan aplikasi Google Home yang terhubung dengan smartplug dan mesin pompa, sehingga kontrol dilakukan melalui perintah suara.
“Ini biasanya digunakan oleh orang-orang yang suka mengutak-atik smart home,” tambah startup tersebut, yang juga mengembangkan teknologi seperti drone sprayer pertanian.
Sumber : suara.com













