“Kehidupan Mewah Tiko dan Ibu Eny: Rumah Terawat, Kebahagiaan Tersimpan”

tiko yang viral dengan rumah mewahnya (foto jabar.tribunews.com)
tiko yang viral dengan rumah mewahnya (foto jabar.tribunews.com)

Jakarta, Neinews.Org –Masih ingat dengan Pulung Mustika Abimanyu, atau Tiko (25)? Namanya sempat viral berkat kisahnya merawat ibunya, Eny Sukaesi (58), di rumah mewah yang tidak memiliki listrik dan air di Jatinegara, Cakung.

Kisah Tiko mulai dikenal publik setelah video yang menunjukkan kondisi rumahnya yang terbengkalai diunggah pada Desember 2022. Tiko mengungkapkan bahwa hidupnya berubah drastis setelah video itu viral. Ia bersyukur karena kondisi hidupnya kini semakin membaik. “Setelah viral, kehidupan saya benar-benar berubah. Dulu saya hanya bekerja sebagai petugas keamanan dan sekolah paket, tidak pernah membayangkan bisa seperti sekarang,” ujarnya saat ditemui di rumahnya pada Senin (28/10/2024).

Mengenai kondisi ibunya, Tiko menjelaskan bahwa Ibu Eny sempat membaik setelah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Duren Sawit. “Mama pernah sembuh total, meskipun sekarang kondisinya berangsur kembali seperti dulu, tapi tidak separah sebelumnya,” kata Tiko. Eny diduga mengalami depresi sejak 2010, setelah suaminya pulang kampung, dan sejak itu dirawat oleh Tiko seorang diri. Eny sering menolak bantuan dari tetangga, sehingga mereka hidup seadanya di rumah mewah itu.

Kini, selain merawat ibunya, Tiko aktif membuat konten di TikTok dan YouTube serta berdagang kue basah di sekitar rumah untuk menambah penghasilan. “Selain ngonten, saya juga jual kue basah dan jual-beli mobil bekas,” jelasnya. Dari pengamatan, taman rumah Tiko kini tampak lebih terawat dibandingkan dua tahun lalu, dengan pohon-pohon liar yang telah dibersihkan.

Garasi rumahnya kini berfungsi sebagai ruang tamu, dilengkapi sofa dan kipas angin. Dua mobil yang dijual Tiko diparkir di luar garasi. Ia rutin membersihkan rumah bersama istrinya, dan jika mereka sibuk berjualan, ia meminta bantuan tetangga.

Kisah Tiko dan ibunya yang tinggal di rumah mewah tanpa listrik dan air selama bertahun-tahun kembali menjadi sorotan. Pemerintah daerah pun turun tangan untuk membantu, mengevakuasi Eny agar mendapatkan penanganan medis, sementara rumah yang terbengkalai dibersihkan oleh petugas gabungan dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Sumber : msn.com