Pemilik kontrakan terkejut melihat kondisi rumah yang ditinggalkan penyewa, yang penuh dengan sampah hingga mengisi tiga truk.

ilustarsi foto sampah
ilustarsi foto sampah

Bengkulu, Neinews.Org –Viral di media sosial, seorang pemilik kontrakan terkejut melihat kondisi rumah yang ditinggalkan penyewa. Ternyata, rumah yang disewakan itu dipenuhi sampah hingga mengisi tiga truk. Kisah ini menjadi terkenal setelah diunggah oleh keluarga pemilik rumah melalui akun TikTok @Mazi8557. Dalam video berdurasi 2 menit 44 detik, terlihat kondisi rumah dua lantai yang sangat tidak terawat.

Rumah tersebut sangat kotor dan penuh sampah, dengan aroma yang menyengat. Di halaman, terlihat sampah yang telah dimasukkan ke dalam beberapa karung besar. Dinding dan lantai juga terlihat kotor dan berdebu. Saat kamera menyoroti kamar mandi, kondisinya tak jauh berbeda, dengan banyak sampah dan air hitam di dalam bak. Begitu pula, lantai dua juga dalam keadaan kotor. Pengunggah cerita bahwa ia diminta bantuan oleh ayah mertuanya untuk membersihkan rumah yang disewakan. Namun, ia tidak menyangka bahwa kondisi rumah itu sangat kotor dan tidak terawat. Ia juga menyebutkan bahwa pasangan penyewa tersebut melarikan diri tanpa melunasi pembayaran sewa.

“Aku mau cerita di sini, kemarin Jumat, ayah mertuaku memberi tahu bahwa hari Minggu kita diajak membersihkan rumah yang disewakan karena penyewanya kabur. Mereka baru membayar 8 juta, padahal uang sewanya 25 juta. Aku pikir hanya bersih-bersih biasa, betapa terkejutnya aku,” tulis pengunggah dalam keterangan, Rabu (18/9/2024).

Perekam, yang merupakan seorang wanita, mengaku terkejut saat melihat kondisi rumah mertua yang disewakan. Ia menjelaskan bahwa kontrakan tersebut tidak dibersihkan selama empat tahun oleh pasangan penyewa. “Saat aku sampai di sana, Astaghfirullah, itu sampah penuh satu rumah. Ternyata selama hampir 4 tahun mereka tinggal, tidak pernah membersihkan rumah,” lanjutnya. Ia juga mengungkapkan bahwa keluarganya selama ini tidak pernah melihat kondisi rumah dari dalam. Ketika menagih uang kontrakan, mertuanya hanya berjumpa di depan rumah. “Selama ini memang tidak pernah diperiksa ke dalam karena yang menyewa adalah suami istri. Mertua hanya menemui mereka di luar untuk menagih uang sewa, jadi kami tidak tahu seperti apa kondisi di dalam rumah,” tambahnya.

Setelah dibersihkan selama dua hari, jumlah sampah di dalam rumah disebut mencapai tiga truk. “Bayangkan, sampahnya sampai 3 truk. Yang lebih parah, ada air kencing dalam botol di kamar atas yang tercampur dengan sampah,” katanya.

Menantu pemilik kontrakan tersebut pun merasa heran mengapa hal itu bisa terjadi. Ia berharap video yang diunggahnya bisa dilihat oleh pasangan yang menyewa kontrakan mertuanya. “Kok ada orang bisa tinggal di rumah yang penuh sampah seperti ini? Untuk orang yang menyewa rumah ini, semoga melihat video ini agar tidak ada korban berikutnya. Setidaknya minta maaf atas sampah yang ditinggalkan. Sangat tidak pantas untuk dilihat. Maaf, video ini aku buat di sini agar tidak ada korban selanjutnya,” pungkasnya, mengutip dari Tribun Medan.

Viral mengenai kontrakan seharga Rp 119 ribu per tahun, namun kondisinya sangat memprihatinkan hingga warganet bersimpati pada penghuninya. Wanita yang menempati kontrakan murah tersebut harus menghadapi banjir setiap hari karena air menggenang di seluruh bagian rumah.

Kisah ini beredar setelah dibagikan oleh akun TikTok @ositapopcorn pada (25/11/23) dan telah ditonton hingga 37,1 juta kali. Banyak netizen Indonesia yang ikut merasa iba kepada wanita tersebut. Dalam video, seorang konten kreator terlihat mendatangi salah satu penduduk di Nigeria yang kontrakannya selalu banjir, sehingga bisa dibayangkan bagaimana kehidupan wanita itu setiap hari di tengah genangan air. Wanita Nigeria tersebut mengungkapkan bahwa ia menyewa tempat tinggal itu seharga Rp 119 ribu per tahun. Dengan kata lain, ia harus membayar sekitar seribu naira, atau sekitar Rp 9.930, setiap bulan untuk tinggal di sana. “Aku harus membayar seribu naira untuk satu bulan,” ungkapnya.

Wanita ini bekerja sebagai penjual kulit sapi dan ikan, dengan penghasilan sekitar 5 ribu naira atau sekitar Rp 50 ribu setiap bulan. Meskipun harga kontrakannya murah, ia menyimpan banyak kesedihan.

Dalam video, wanita itu menunjukkan kondisi dalam rumahnya yang sangat tidak layak. Di bagian depan rumah, terlihat genangan air setinggi lutut orang dewasa. Saat masuk ke lorong, rumahnya terletak di sisi kiri bangunan. Meskipun cukup luas, rumahnya tidak memiliki jendela, dan pintunya berukuran kecil. Begitu masuk, bagian dalam rumah ini juga tergenang air, meskipun tidak setinggi genangan di luar. Akibat genangan air tersebut, wanita ini memutuskan untuk mengungsikan barang-barang pribadinya ke rumah tetangga. “Beberapa barang dipindahkan dan disimpan di rumah tetanggaku karena genangan air ini,” ungkapnya. Di dalam rumah, hanya ada dua kursi, yang digunakannya untuk beristirahat. “Aku tidur di atas kursi,” jelas wanita Nigeria ini.

Mengenai dapur, ia mengaku tidak memiliki ruang khusus untuk memasak. “Saya tidak punya dapur,” tambahnya. Rumah sewa itu hanya terdiri dari satu ruangan yang digunakan untuk istirahat dan semua aktivitas sehari-hari. Selain tidak memiliki dapur, rumah kontrakan itu juga menggunakan kamar mandi umum, sehingga ia terpaksa berbagi kamar mandi dengan orang lain. “Ini kamar mandi bersama,” katanya.

Salah satu netizen menanggapi, “Buset, saya takut ada ular, tapi karena airnya hitam, jadi tidak terlihat.”

Sumber : mns.com