Kepala Satker PJN Wilayah I Bengkulu, Tendi Hardianto, bersama PPK 1.3 Arief Iskandar, Serta Personel Terkait Saat Turun Langsung Melakukan Pengecekan di Lokasi Kejadian Jalan Amblas Ruas Curup–Batas Sumsel. Foto/Dok: Ist
NEINEWS, BENGKULU – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu bergerak cepat menangani kerusakan jalan yang terjadi di sejumlah ruas jalan nasional yang menjadi kewenangan BPJN di Provinsi Bengkulu.
Pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 19.30 WIB, terjadi kerusakan berupa jalan amblas di ruas Simpang Nangka (Curup)–Batas Provinsi Sumatera Selatan akibat bencana alam.
Mendapat laporan dari masyarakat, Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Bengkulu langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi ruas jalan yang terdampak.
Kepala Satker PJN Wilayah I Bengkulu, Tendi Hardianto, mengatakan pihaknya bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Satker PJN Wilayah I Bengkulu, Arief Iskandar, serta personel terkait segera melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

“Kerusakan dan amblasnya ruas jalan tersebut disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengakibatkan saluran drainase tersumbat. Air kemudian merusak lapisan bawah perkerasan dan menekan permukaan aspal hingga terangkat,” ujar Tendi kepada media ini, Rabu (24/12/2025).
Sebagai langkah penanganan awal, PPK 1.3 Satker PJN Wilayah I Bengkulu langsung berkoordinasi dengan Polres setempat untuk melakukan pengaturan lalu lintas dengan sistem buka-tutup satu badan jalan. Upaya ini dilakukan guna memastikan keselamatan dan kelancaran pengguna jalan selama proses perbaikan berlangsung.
“Sekitar pukul 21.40 WIB, personel di lapangan telah menutup bagian jalan yang rusak menggunakan hotmix. Setelah itu, ruas jalan kembali dibuka dan arus lalu lintas berjalan normal,” jelasnya.

Tendi menegaskan, BPJN Bengkulu, khususnya Satker PJN Wilayah I, akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas pembangunan, perbaikan, dan preservasi jalan serta jembatan nasional.
“Kami akan bekerja semaksimal mungkin, baik dalam pembangunan, preservasi, pengendalian jalan dan jembatan nasional, termasuk penanganan darurat longsor serta pemeliharaan rutin, demi menjaga konektivitas dan kelancaran lalu lintas,” pungkasnya.
Reporter: Alfridho Ade Permana













