Jalan Tol Bocimi yang Terkena Longsor Akan Diperbaiki secara Permanen Setelah Libur Lebaran

Telah terjadi bencana longsor di Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Km 64 arah Cigombong-Parungkuda. (Foto; Tribun Jabar)

Neinews.org – Rabu malam tanggal 3 April 2024 terjadi bencana longsor di Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Km 64 arah Cigombong-Parungkuda, tepatnya di bahu jalan dan Lajur 1. Tingginya intensitas hujan menjadi penyebab utama terjadinya bencana alam tersebut.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera mengambil tindakan penanganan dengan memperbaiki jalan untuk sementara waktu. Upaya tersebut diharapkan segera selesai agar lalu lintas kembali berjalan normal.

Sementara itu, perbaikan tol secara permanen akan dimulai setelah libur Lebaran 2024.

Saat ini, pengelola tol juga tengah melakukan sterilisasi dan pengamanan pada lokasi tersebut, salah satunya dengan menutup Seksi 2 atau jalur kendaraan dari arah Parungkuda menuju Ciawi. Sedangkan untuk jalur kendaraan dari arah Ciawi menuju Parungkuda dialihkan ke Gerbang Tol (GT) Cigombong.

Menurut informasi yang beredar, Tol Bocimi ruas Cigombong-Cibadak yang dibangun dan dioperasikan oleh PT Waskita Toll Road (WTR) melalui anak perusahaannya PT Trans Jabar Toll (TJT) ini telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 4 Agustus 2023.

Tol Bocimi yang dibangun di jalan sepanjang 54 km tersebut memiliki 4 seksi. Seksi 1 yaitu jalur Ciawi-Cigombong yang membentang sepanjang 15,35 km. Seksi 2 jalur Cigombong-Cibadak dengan panjang 11,9 km. Seksi 3 menghubungkan Cibadak dan Sukabumi Barat dengan panjang 13,70 km. Seksi 4 arah Sukabumi Barat menuju Sukabumi Timur membentang sepanjang 13,05 km.

Untuk mempercepat pembangunan Tol Bocimi yang ditargetkan selesai di tahun 2026, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) berencana menambah modalnya di PT Trans Jabar Tol (TJT) hingga Rp 1,5 triliun dengan membeli saham PT Waskita Toll Road (PT WTR) tahun ini.

Sumber : detik finance

Editor    : Arimbi