Anggota DPR RI asal Bengkulu, Dr. Hj. Dewi Coryati, M.Si saat Membuka Secara Resmi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Badminton se-Provinsi Bengkulu kategori Ganda Putra U-18, Selasa (28/10/2025). Foto/Dok: Ist- NEINEWS
NEINEWS, Bengkulu – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) bersama Yayasan Putra Ilmi Nusantara (PIN) Bengkulu menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Badminton se-Provinsi Bengkulu kategori Ganda Putra U-18, Selasa (28/10/2025).
Kegiatan yang mendapat dukungan langsung dari Anggota DPR RI asal Bengkulu, Dr. Hj. Dewi Coryati, M.Si, ini berlangsung selama dua hari, 28–29 Oktober 2025, dan diikuti puluhan atlet muda dari berbagai kabupaten dan kota di Bengkulu.
Ketua Panitia Pelaksana, Aldi Oktora, menyebut Kejurda ini menjadi ajang pembinaan sekaligus wadah bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan. Menariknya, panitia memastikan kejuaraan ini tanpa biaya pendaftaran (free registration) agar semakin banyak peserta yang berpartisipasi.
“Kejurda ini terbuka bagi pelajar dan atlet muda dengan usia maksimal 18 tahun. Kami ingin memberi kesempatan seluas-luasnya bagi mereka untuk berkompetisi dan berkembang,” ujar Aldi.
Sementara itu, perwakilan PBSI Provinsi Bengkulu menjelaskan bahwa kejuaraan ini juga menjadi ajang seleksi atlet potensial yang akan dipersiapkan untuk mewakili Bengkulu di level nasional.
“Melalui Kejurda ini kami ingin menjaring sekaligus membina atlet muda potensial agar Bengkulu bisa bersaing di tingkat nasional. Kami membuka ruang bagi pelajar dan klub dari seluruh kabupaten/kota,” jelasnya.

Anggota DPR RI Dewi Coryati yang hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Kejurda ini. Ia menilai olahraga bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membentuk karakter dan mental generasi muda.
“Olahraga adalah bagian penting dari pembangunan manusia. Karena itu, Komisi X DPR RI dan Kemenpora mendukung penuh kegiatan seperti ini. Harapannya, ke depan lahir atlet berprestasi dan tercipta ekosistem olahraga yang sehat di Bengkulu,” ujar Dewi.
Senada dengan itu, perwakilan Kemenpora RI menegaskan bahwa Kejurda Badminton U-18 ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat pembinaan olahraga daerah. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi fondasi bagi lahirnya prestasi olahraga nasional dari Bengkulu.
Suasana pembukaan berlangsung semarak dan penuh semangat. Sorak penonton menggema ketika laga perdana dimulai. Di antara peserta, tampak wajah-wajah muda memegang raket dengan percaya diri.
Salah satu peserta, pelajar asal SMK Putra Nusantara 4 Bengkulu Tengah, mengaku sangat antusias mengikuti kejuaraan ini.
“Senang sekali bisa ikut Kejurda. Bisa bertemu banyak pemain dari daerah lain dan menambah pengalaman. Semoga bisa menang dan terus berlatih,” ujarnya sambil tersenyum.
Dengan dukungan lintas pihak mulai dari pemerintah, DPR RI, hingga komunitas olahraga lokal kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya generasi baru pebulutangkis Bengkulu yang siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Reporter: Alfridho Ade Permana













