Stabilitas Harga Bahan Pokok di Kota Bengkulu Memasuki Pekan Kedua Ramadan

Momen pedagang-pedagang di pasar bengkulu.(dok)


Neinews.org – Memasuki pekan kedua Ramadan, pasar tradisional di Kota Bengkulu melaporkan situasi yang relatif stabil dalam hal harga barang kebutuhan pokok. Meskipun demikian, beberapa komoditas pangan mengalami penurunan harga, seperti cabai merah keriting yang kini dibanderol seharga Rp46 ribu per kilogram.

Kondisi ini tentu memberikan kelegaan bagi warga Kota Bengkulu yang sedang mempersiapkan diri untuk menyambut perayaan Idul Fitri. Namun, pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) tetap mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam perilaku konsumtif yang berlebihan.

Disperdagrin mengimbau agar masyarakat tidak menimbun barang kebutuhan pokok, serta tetap tenang menghadapi potensi kelangkaan bahan pangan di pasar. Pemerintah Kota Bengkulu juga terus berupaya memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi warganya.

Kepala Disperdagrin Kota Bengkulu, Bujang HR, menjelaskan bahwa pihaknya selalu memantau harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas pasar dan memberikan rasa aman kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Selain itu, Disperdagrin berencana untuk menggelar operasi pasar murah menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah. Hal ini dilakukan bersama dengan berbagai pihak lainnya untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di pasar.

Operasi pasar murah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang terjangkau. Langkah ini juga diambil sebagai respons terhadap potensi lonjakan harga atau kelangkaan bahan pangan di pasar menjelang hari raya.

Sumber:MediaCenterBengkulu

Mc:Juita