Bengkulu, Neinews.Org – Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel mundur dari jabatannya.
“Tidak terasa sudah delapan tahun saya bertemu teman-teman, karena semua ada waktunya, ini waktunya saya berpisah. Saya menyatakan per tanggal 1 juli kemarin sudah saya ajukan pengunduran diri saya secara lisan dan suratnya sudah saya sampaikan kemarin,” tutur Semuel .
“Terimakasih atas kerjasamanya selama ini dan saya mohon maaf apabila ada kesalahan dan perkataan saya yang tidak berkenan,” tambahnya
Samuel juga mengatakan telah mengajukan pengunduran diri sejak 1 Juli 2024 secara lisan, sementara untuk suratnya diserahkan kemarin kepada Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi. “Ini kan saya mundur, pasti ada penggantinya (yang mengawal kasus peretasan),” ujar Samuel
Direktur Aptika tersebut mundur dari jabatannya sebagai Dirjen Aptika setelah serangan ransomware pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya bergulir hampir dua pekan sejak pertama kali naik ke publik pada Jumat 20 Juni 2024.
Pengunduran dirinya ini merupakan bentuk tanggung jawab moral atas insiden ransomware yang menyerang PDNS 2 di Surabaya.
“[Saya mundur] sebagai tanggung jawab moral saya,” jelas Samuel
Walaupun telah mundur, Semuel menganggap dirinya bakal tetap melanjutkan misi transformasi digital Indonesia. Samuel merasa hal tersebut bukan hanya tanggung jawab pemerintah.Ia juga menyentil bahwa dirinya juga berasal dari swasta dan sebelum bergabung ke pemerintahan.
Sumber : tempo.co







